Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Yap, itulah yang disebut perjuangan!

Maaf, kali ini post rada berbeda. Ini artikel tentang perjuangan hidup gue dalam belajar selama SMA ini. Mungkin konten ini bakal berisi tentang ‘curhatan hati seorang Hafsah’. Kalau elo ga kuat bacanya, bisa lambaikan tangannya ke arah kamera *dikemplang*. Artikel ini gue buat karena selain lagi ga ada kerjaan, gue tertarik sama buku A Tale Of Two Cities - Charles Dickens (1859). Siapa tau aja bukunya rezeki gue kan ya *ini bukan kode*.

          Yo… Domou, nama gue Hafsah Nugraha. Sekarang lagi ada di kelas XII. Tapi banyak yang ga percaya karena fisik gue yang lebih mirip anak SMP *padahal gue udah ber-KTP* Gue adalah anak IPA gaes! Anak IPA yang salah masuk rumah jurusan. Sekolah di SMAN 1 Cicalengka atau biasa disebut Chexo (Cicalengka adalah salah satu kawasan yang berada di Kabupaten Bandung, terletak di antara Rancaekek dan Nagreg). Gue adalah angkatan pertama kurikulum 2013! \(^o^)/

Yang gue inget dari Kurikulum 2013 itu adalah sistem penjurusannya dimulai dari kelas …

Garyuun Akhirnya Muncul!!

Yosh… saatnya kamp pelatihan kelas kendo!           Akhirnya acara sekolah yang kutunggu datang juga. Aku tak sabar untuk segera melakukan latihan kendo dengan sekolah-sekolah lain. Pengalaman seperti apa yang akan aku dapatkan nanti? Aku tak sabar…           Oh iya, kelas kendo merupakan kelas wajib yang harus diikuti oleh para siswa. Dan biasanya, sekolahku dan beberapa sekolah yang perfekturnya sama, melakukan kamp pelatihan tiap tahun. Di acara tersebut, para siswa akan bersama-sama melakukan latihan gerakan dasar, latih tanding, juga latihan untuk pertahanan diri. Sekarang sudah sore, lelah sekali. Setelah latihan berbagai macam gerakan dasar, sebelum istirahat kami diwajibkan mengikuti latih tanding. Hukumannya bagi yang kalah? Lakukan seratus kali gerakan ayunan pedang sebelum pergi istirahat! Baiklah, sekarang giliranku. Aku tak boleh kalah. Seratus kali gerakan ayunan pedang? Ayolah… aku tak punya waktu untuk melakukannya. Aku sudah terlalu lelah.           “Sepertinya, lawanku a…