Langsung ke konten utama

Postingan

Menarik Nafas Panjang

Aku menarik nafas panjang.... Dingin...
Hari sudah malam. Aku melihat jam sudah menunjukan pukul 7.
“Pulang jam segini lagi.... Untuk ke berapa kalinya ya?” batinku. Akupun berjalan meninggalkan kampus dan mulai menertawakan diri sendiri. Teleponku berdering.... Oh.. Ayah.
          “Halo ayah?”           “Kaka di mana?”           “Di kampus. Ini baru mau pulang.”
Itulah percakapan yang sering terjadi di telepon antara aku dan ayah jika pukul 7 malam anaknya ini belum berada di rumah. Tapi meskipun begitu Ayah tak pernah mempermasalahkannya.
Aku kembali menarik nafas panjang.... Dingin...
Angin yang berhembus malam ini membuat rasa sendiri yang menerpa makin terasa dalam hati. Berjalan di antara hiruk pikuk kehidupan sekitar kampus, aku mencoba untuk pulang. Saat itulah aku sadar bahwa semuanya sudah berubah... Tak semua respect¸ tak semua paham, tak semua benar-benar mengetahui apa yang disukai oleh temannya. Ketika ada pesan masuk di malam itu, aku tahu bahwa semuanya sudah selesai.
Dan selam…
Postingan terbaru

Sebuah Pengalaman

Halo!! Setelah menjalani liburan yang cukup menjenuhkan karena kelamaan, akhirnya ada juga yang bisa ditulis :’))

          Jadi begini, tulisan kali ini bisa dipastikan bersifat subjektif karena ini merupakan pengalaman pribadi yang benar-benar aku alami hingga sekarang :’’)) NAH! Kenapa sih tiba-tiba ngebahas hal beginian? Sebenernya, beberapa hari yang lalu aku sempet ditanya-tanya sama beberapa temen. Intinya sih mereka nanya, “Apa ga cape join projek A, projek B, projek C? Harus bikin ini, itu, ngontakin si P, si Q, si R, atau melakukan sesuatu yang sejenis dengan itu? Bukankah hal itu mungkin saja mengganggu waktu istirahat, waktu nugas? Kan cape...” Izinkan aku menjawab menggunakan tulisan yang sudah kubuat ya.           Well... Sebetulnya itu semua adalah sebuah pilihan. Aku pernah dengar sebuah kuipan yang isinya kurang lebih begini:           “Kegiatan yang paling menyenangkan itu adalah hobi yang dibayar.”           Dibayar di sini bukan hanya berbicara tentang uang. …

Kawan, Pejuang Pulang

Teruntuk kalian, kawan-kawan pejuang pulang.
          Semester kedua telah selesai. Inilah jeda perkuliahan yang cukup panjang. Manfaatkan sebaik-baiknya. Untuk pulang. Menemui keluarga di kampung halaman. Lupakan sejenak mengenai kehidupan mahasiswa. Saatnya nikmati kebersamaan serta kehangatan keluarga kalian di sana.
          Sebuah ironi di pertengahan semester. Mereka yang rantau ingin pulang dan mereka yang pulang ke rumah ingin rantau. Ingin merasakan apa yang dirasakan orang lain. Meskipun pada akhirnya hal itu tak mungkin dilakukan.
          Kesempatan itu akhirnya tiba. Setelah UAS datang menerjang. Membombardir pertahanan selama dua minggu lebih. Semua bisa bertahan hingga gempuran terakhir. Pada akhirnya kemenangan telah hadir di depan pandangan mata. Saatnya pulang. Menemui keluarga serta kerabat yang telah menanti kedatangan.
          Pulanglah, kawan. Kalian, kita semua berhak mendapatkannya. Dengan segala usaha dan kerja keras selama perkuliahan. Menanggung kerinduan …

Perpusinfo dan Perpustakaan

“Anaknya teh perpustakaan banget ih!”
Hahaha.. Kata-kata itu muncul dari beberapa temen yang kebetulan menemukanku di perpustakaan dalam berbagai kesempatan. Ga bisa dipungkiri, perpustakaan sepertinya sudah menjadi tempat yang aku butuhkan untuk refreshing. Ya, sejak masuk ke semester 2 aku mulai merasakan feel yang berbeda ketika memasuki perpustakaan.
Ga ngerti juga sebetulnya kenapa bisa merasakan hal demikian. Sejak awal masuk ke prodi Perpustakaan dan Informasi UPI 2016 ga ada sedikitpun perasaan bahwa aku bakal sreg, suka, dan nyaman sama perpustakaan. Kerjaan aja cuma kuliah-pulang, kuliah-pulang. Mana kuliah 3 hari doang. Beneran ga kerasa jadi anak kuliahnya. Mungkin  karena suasana baru ya, peralihan dari suasana SMA ke suasana kuliah.
          IYAIN AJA LAH YA. Intro dulu deh. Namaku Hafsah Nugraha. Mahasiswa (atau mahasiswi??) Prodi Perpustakaan dan Informasi di salah satu PTN yang ada di kota Bandung, tepatnya daerah Setiabudi *ribet amat* Sekarang sedang menduduki semest…

Fakta-Fakta Gladion

Wohooo! Apa kabar? Kemaren gue baru aja nonton dive 48 yang pake subtitle. Yak... dan gue paham... Masa lalu Gladion yang begitu nusuk ke jantung *seret, bakar, kubur*           Kali ini, gue mau nulis beberapa fakta tentang Gladion. Eits, ini bukan fakta yang ngawaur ya. Fakta ini gue kumpulin berdasarkan apa yang gue tonton, apa yang gue baca. So.. check this out.
          Seperti yang sudah kita ketahui, Gladion merupakan seorang WebKnight yang bertugas menjaga kedamaian di Magical Station bersama 12 WebKnights lainnya. Banyak yang nanya ke gue lewat twitter, FP, atau ngechat di line tentang masa lalu Gladion. Ya... jujur aja sih, gue ga begitu tau. Karena di animenya sendiri, masa lalu Gladion baru dijelaskan di dive 48, dan gue baru nonton bersama subtitlenya kemaren.           Nah, gue akan kasih tau fakta-fakta masa lalu Gladion itu dengan poin-poin:
ØGladion adalah manusia Pas Gladion nanya ke dirinya sendiri siapa dia, Kento jawab “Kau adalah Gladion, Ksatria Web pembel…

Surat Untuk Ibu Kami di Sekolah

Halo bu, maaf mengganggu.
Ini kami, anak-anak ibu. MIA 3 ’16 yang sebentar lagi lulus. Bu, kami baru saja menyelesaikan Ujian Nasional. Itu artinya, kami sekarang hanya tinggal menunggu pengumuman. Kita semua tidak akan pernah lagi belajar di kelas, tak akan lagi bersenda gurau di kelas, tak akan lagi mengantuk dan ketiduran di kelas, Asmaul Husna di kelas, bernyanyi lagu Indonesia Raya sebelum belajar. Kami pasti akan merindukannya. Ibu juga kan?
Oh iya, tanggal 10 Mei nanti pukul 17.00 WIB, kami akan menerima hasil pengumuman SNMPTN. Kami mohon do’anya bu. Do’akan semoga kami bisa diterima di PTN yang kami inginkan. Jika memang ada di antara kami yang harus mengikuti SBMPTN atau USM, terus do’akan kami agar diberikan pilihan yang terbaik.
Tetapi bu, ternyata tidak semua mengikuti SNMPTN atau SBMPTN/USM. Ada juga di antara kami yang mengikuti seleksi militer dan polisi. Mungkin mereka ingin menjadi pelindung masyarakat dan negara. Kami yakin, pasti kami semua akan berhasil. Anak-anak ib…

It's About Us, MIA 3 '16!

Yosh! Ketemu lagi setelah kemarin selesai Ujian Nasional *prokprokprok* Rasanya lega banget udah UN. AKHIRNYA PENDERITAANKU BERAKHIR! Setelah kemarin-kemarin bingung mau nulis tentang apa, akhirnya SINTA DEWI AISYAH, temen sekelas gue yang belum move on lucu dan chubby ini ngasih gue inspirasi buat bahan tulisan kali ini. Here we go!! Let’s Party!! *ngomong ala Date Masamune di Shengoku Basara*

UJIAN NASIONAL? Denger nama itu kesannya kok ngeri ya? Ujian Nasional itu, bagaikan suatu hal yang menakutkan bagi para siswa. Iya ga sih? Nah setelah Ujian Nasional berakhir, itu artinya selesai sudah masa belajar kita di SMA. Eitss! Bukan berarti elo udah lulus loh, kan gue bilang masa belajar. Bukan masa sekolah :p Lah, kalau masa belajar udah selesai berarti kita udah ga harus ke sekolah lagi dong? Yap! Benar sekali. Gue sendiri juga digantung. Maksudnya, di sekolah gue dan temen-temen seangkatan udah ga ‘diakui’. Ya... kelas yang biasa kita tempati, sekarang dipakai belajar oleh kelas XI dan…