Langsung ke konten utama

Postingan

Mapres yang Bukan Mapres

Mahasiswa Berprestasi?
Well.. bagiku yang lebih senang kuliah dan nugas dengan nyantai sambil nulis ga jelas, menjadi seorang Mahasiswa Berprestasi (Mapres) merupakan hal yang tak pernah sedikitpun terbesit di dalam pikiran. SUMPAH DAH! Seorang Mapres memang harus menjadi unggulan baik didalam maupun diluar akademik. IP dan IPK yang nyaris menyentuh angka 4,00 dan minimal memiliki 10 prestasi yang diraih selama kuliah (Ini serius. Minimal banget 10. Di pedomannya begitu) dan segudang pencapaian luar biasa lainnya.
Oke cukup sampai di sini.
Aku yang pagi itu baru sadar dan pulih dari kelelahan yang menerpa setelah melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) di Subang, kaget karena mendengar suara notifikasi “khusus” Whatsapp.
‘Ting’
Firasat tidak enak seketika menerpa hati. Serius ini. DEG! Kemudian aku membuka pesan tersebut. Dan..........
Ya. Aku diinstruksikan untuk mengikuti Pemilihan Mapres (Pilmapres) di tingkat Program Studi (Prodi).
Aku istighfar. Allah Maha Besar. Maha Kuas…
Postingan terbaru

Menarik Nafas Panjang

Aku menarik nafas panjang.... Dingin...
Hari sudah malam. Aku melihat jam sudah menunjukan pukul 7.
“Pulang jam segini lagi.... Untuk ke berapa kalinya ya?” batinku. Akupun berjalan meninggalkan kampus dan mulai menertawakan diri sendiri. Teleponku berdering.... Oh.. Ayah.
          “Halo ayah?”           “Kaka di mana?”           “Di kampus. Ini baru mau pulang.”
Itulah percakapan yang sering terjadi di telepon antara aku dan ayah jika pukul 7 malam anaknya ini belum berada di rumah. Tapi meskipun begitu Ayah tak pernah mempermasalahkannya.
Aku kembali menarik nafas panjang.... Dingin...
Angin yang berhembus malam ini membuat rasa sendiri yang menerpa makin terasa dalam hati. Berjalan di antara hiruk pikuk kehidupan sekitar kampus, aku mencoba untuk pulang. Saat itulah aku sadar bahwa semuanya sudah berubah... Tak semua respect¸ tak semua paham, tak semua benar-benar mengetahui apa yang disukai oleh temannya. Ketika ada pesan masuk di malam itu, aku tahu bahwa semuanya sudah selesai.
Dan selam…

Sebuah Pengalaman

Halo!! Setelah menjalani liburan yang cukup menjenuhkan karena kelamaan, akhirnya ada juga yang bisa ditulis :’))
Jadi begini, tulisan kali ini bisa dipastikan bersifat subjektif karena ini merupakan pengalaman pribadi yang benar-benar aku alami hingga sekarang :’))
NAH!
Kenapa sih tiba-tiba ngebahas hal beginian? Sebenernya, beberapa hari yang lalu aku sempet ditanya-tanya sama beberapa temen. Intinya sih mereka nanya, 
“Apa ga cape join projek A, projek B, projek C? Harus bikin ini, itu, segala rupa belum lagi harus nugas. Terus juga harus ngontak si P, si Q, si R, atau melakukan sesuatu yang sejenis dengan itu? Bukankah hal itu mungkin saja mengganggu waktu istirahat, waktu nugas? Kan cape...” Izinkan aku menjawab menggunakan tulisan yang sudah kubuat ya.

Well... Sebetulnya itu semua adalah sebuah pilihan. Aku pernah dengar sebuah kutipan yang isinya kurang lebih begini:
“Kegiatan yang paling menyenangkan itu adalah hobi yang dibayar.”
Dibayar di sini bukan hanya berbicara tentang uang. …

Kawan, Pejuang Pulang

Teruntuk kalian, kawan-kawan pejuang pulang.
Semester kedua telah selesai. Inilah jeda perkuliahan yang cukup panjang. Manfaatkan sebaik-baiknya. Untuk pulang. Menemui keluarga di kampung halaman. Lupakan sejenak mengenai kehidupan mahasiswa. Saatnya nikmati kebersamaan serta kehangatan keluarga kalian di sana.
Sebuah ironi di pertengahan semester. Mereka yang rantau ingin pulang dan mereka yang pulang ke rumah ingin rantau. Ingin merasakan apa yang dirasakan orang lain. Meskipun pada akhirnya hal itu tak mungkin dilakukan.
Kesempatan itu akhirnya tiba. Setelah UAS datang menerjang. Membombardir pertahanan selama dua minggu lebih. Semua bisa bertahan hingga gempuran terakhir. Pada akhirnya kemenangan telah hadir di depan pandangan mata. Saatnya pulang. Menemui keluarga serta kerabat yang telah menanti kedatangan.
Pulanglah, kawan. Kalian, kita semua berhak mendapatkannya. Dengan segala usaha dan kerja keras selama perkuliahan. Menanggung kerinduan akan rumah, serta orang-orang tercinta y…

Perpusinfo dan Perpustakaan

“Anaknya teh perpustakaan banget ih!”
Hahaha.. Kata-kata itu muncul dari beberapa temen yang kebetulan menemukanku di perpustakaan dalam berbagai kesempatan. Ga bisa dipungkiri, perpustakaan sepertinya sudah menjadi tempat yang aku butuhkan untuk refreshing. Ya, sejak masuk ke semester 2 aku mulai merasakan feel yang berbeda ketika memasuki perpustakaan.
Ga ngerti juga sebetulnya kenapa bisa merasakan hal demikian. Sejak awal masuk ke prodi Perpustakaan dan Informasi UPI 2016 ga ada sedikitpun perasaan bahwa aku bakal sreg, suka, dan nyaman sama perpustakaan. Kerjaan aja cuma kuliah-pulang, kuliah-pulang. Mana kuliah 3 hari doang. Beneran ga kerasa jadi anak kuliahnya. Mungkin  karena suasana baru ya, peralihan dari suasana SMA ke suasana kuliah.
          IYAIN AJA LAH YA. Intro dulu deh. Namaku Hafsah Nugraha. Mahasiswa (atau mahasiswi??) Prodi Perpustakaan dan Informasi di salah satu PTN yang ada di kota Bandung, tepatnya daerah Setiabudi *ribet amat* Sekarang sedang menduduki semest…

Fakta-Fakta Gladion

Wohooo! Apa kabar? Kemaren baru aja nonton dive 48 yang pake subtitle. Yak... dan Aku paham... Masa lalu Gladion yang cukup membuat terhenyak para penonton *seret, bakar, kubur*

Kali ini, aku mau nulis beberapa fakta tentang Gladion. Fakta ini aku kumpulin berdasarkan apa yang aku tonton, apa yang aku baca. So.. check this out!

Seperti yang sudah kita ketahui, Gladion merupakan seorang Web Knight yang bertugas menjaga kedamaian di Magical Station bersama 12 Web Knight lainnya. Banyak yang nanya ke aku lewat twitter, FP, atau ngechat di line tentang masa lalu Gladion. Ya... jujur aja sih, aku ga begitu tau. HAHA. Karena di animenya sendiri, masa lalu Gladion baru dijelaskan di dive 48, dan aku baru nonton bersama subtitlenya kemaren.
Nah, berikut fakta-fakta masa lalu Gladion yang berhasil dikumpulkan:
ØGladion adalah manusia Pas Gladion nanya ke dirinya sendiri siapa dia, Kento jawab “Kau adalah Gladion, Ksatria Web pembela kebenaran!” terus Gladion jawab “Ksatria web? Bukan, aku adalah ma…

Surat Untuk Ibu Kami di Sekolah

Halo bu, maaf mengganggu.
Ini kami, anak-anak ibu. MIA 3 ’16 yang sebentar lagi lulus. Bu, kami baru saja menyelesaikan Ujian Nasional. Itu artinya, kami sekarang hanya tinggal menunggu pengumuman. Kita semua tidak akan pernah lagi belajar di kelas, tak akan lagi bersenda gurau di kelas, tak akan lagi mengantuk dan ketiduran di kelas, Asmaul Husna di kelas, bernyanyi lagu Indonesia Raya sebelum belajar. Kami pasti akan merindukannya. Ibu juga kan?
Oh iya, tanggal 10 Mei nanti pukul 17.00 WIB, kami akan menerima hasil pengumuman SNMPTN. Kami mohon do’anya bu. Do’akan semoga kami bisa diterima di PTN yang kami inginkan. Jika memang ada di antara kami yang harus mengikuti SBMPTN atau USM, terus do’akan kami agar diberikan pilihan yang terbaik.
Tetapi bu, ternyata tidak semua mengikuti SNMPTN atau SBMPTN/USM. Ada juga di antara kami yang mengikuti seleksi militer dan polisi. Mungkin mereka ingin menjadi pelindung masyarakat dan negara. Kami yakin, pasti kami semua akan berhasil. Anak-anak ib…